Jadi Kandidat Cabup Dengan Popularitas & Elektabilitas yang Cukup Tinggi, Nanang Ermanto Bakal Dijegal?

Senin, 12 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalianda –

Rawajitutv.com.–

Sebagai kandidat calon bupati (Cabup) Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto lebih dikenal publik karena popularitas dan elektabilitas yang cukup mumpuni.

Disamping itu, karir selama menjabat dan ingatan publik yang masih dan hanya mengenal petahana sebagai kepala daerah, serta jejak pembangunan selama menjabat merupakan investasi politik yang luar biasa untuk dipanen dalam pilkada, merupakan keuntungan tersendiri bagi calon incumbent.

Hal tersebut nampaknya menjadi ancaman utama bagi para calon penantang. Apalagi dengan kondisi terbatasnya waktu sosialisasi, mengingat sempitnya waktu antara pelaksanaan Pilkada dengan Pemilu yang hanya berselang 287 hari.

Alhasil berbagai skema dijalankan oleh lawan politik demi menjegal Ketua DPC PDIP Lampung Selatan itu untuk maju kembali maju dalam kontestasi Pilkada 2024.

Dari isu telah menjalani 2 periode sehingga tak dapat mencalonkan diri kembali, Nanang Ermanto terus dihujani sejumlah negatif campaign yang bertujuan menjatuhkan elektabilitas secara instan. Seperti isu infrastruktur jalan, pemekaran daerah otonomi baru (DOB), hingga difitnah dikaitkan dengan perkara penggelapan dan penipuan sejumlah dana milik seorang ASN.

“Mengenai isu periodesasi telah terjawab dengan terbitnya PKPU Nomor 8 Tahun 2024. Sedangkan soal infrastruktur semua perlu proses, tentunya diselesaikan secara bertahap,” ujar Liaison Officer (LO) Tim Nanang Ermanto, Pantra Agung Oki Riyanto, SH, MH, Minggu (11/8/2024).

Sedangkan lanjut Pantra Agung Oki Riyanto, H. Nanang Ermanto juga mengakui dengan luasnya wilayah Lampung Selatan, dengan dana yang ada sangat terbatas diprioritaskan untuk dua bidang pembangunan, yakni pembangunan fisik berupa infrastruktur dan sumber daya manusia.

“Untuk pembangunan SDM ada 3 program prioritas, yakni penurunan angka prevalensi stunting, percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, revitalisasi pendidikan dan kesehatan,” katanya.

Tidak sampai disitu, terakhir upaya penjegalan kepada mantan Kepala Desa Way Galih ini berlanjut dengan dominasi koalisi Parpol peserta Pemilu oleh bakal calon Egi Radityo Pratama (ERP) yang notabene adalah anak mantu dari Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

Koalisi yang dibangun oleh bakal calon yang diketahui sebagai pengelola SMA Kebangsaan ini dari PAN, Gerindra, Nasdem, PKB hingga dikabarkan menyusul adalah Golkar dan Demokrat.

Liaison Officer (LO) tim ERP, Budi Setiawan mengungkap scenario head to head untuk melawan petahana Nanang Ermanto hingga skenario kotak kosong dengan kekuatan politik yang dimiliki.

“Ini sudah kita rancang sejak lama mau kita buat head to head. Atau bisa juga kita buat petahana nggak bisa nyalon. Untuk Demokrat kita masih menunggu keputusan DPP, Insyaallah juga merapat ke kita,” kata Budi Setiawan seperti dilansir dari inihari.id pada Minggu, 4 Agustus silam.

Meski kabar terkini Demokrat telah merekomendasikan bakal calon Melinda bersama PKS, namun diperkirakan Demokrat bakal tarik rekom dari bakal Paslon Melinda–Antoni dan beralih ke koalisi Nanang Ermanto atau juga ERP yang berpasangan dengan Muhammad Syaiful (MS) Ketua DPD Gerindra Lampung Selatan.

Disinyalir, rekom Demokrat ke Melinda bersama PKS hanya sebuah tembakan pistol dengan amunisi mercon, yang hanya nyaring suaranya saja. Hal ini berkaitan dengan belum terpenuhinya syarat mengusung 20% jumlah kursi DPRD Lamsel, yakni Demokrat 5 kursi dan PKS 4 kursi.

Sementara, PDIP dengan perolehan 8 kursi dapat berkoalisi dengan partai politik mana pun yang meraih kursi dalam pemilu 14 Februari lalu. Sempat berkomunikasi intens dengan Demokrat, Nanang Ermanto juga dikabarkan mulai intens dengan PKS dan juga Golkar.

Alhasil, sejumlah skema paslon pun menyeruak ke publik dari Nanang Ermanto–Andika Kangen Band (PDIP–Demokrat), Nanang Ermanto–Antoni Imam (PDIP-PKS) hingga Nanang Ermanto–Agus Sutanto (PDIP–Golkar).

“Kami masih terus berkomunikasi dengan sejumlah parpol bakal pengusung. Namanya politik kan selalu dinamis. Kalau bicara optimis, kami selalu optimis. Berusaha dan berdoa. Insyaallah Nanang Ermanto bakal berlayar sebagai peserta dalam Pilkada Lampung Selatan 2024. Allah kuasa, mahluk tak kuasa,” kata lawyer yang familiar disapa Oki ini. (*)

Berita Terkait

*Merah Putih Menyala dari Beranda Sumatra, Menara Siger Jadi Panggung HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lampung Selatan*
Kadis Tanaman Pangan , Holtikultura, Dan Perkebunan Diduga Korupsi APBD Lamsel TA 2023.
Tanggapi Aduan Jalan Rusak, Bupati Egi Gercep Lakukan Perbaikan Jalan Ruas Tugu Radin Inten-Exit Tol Kalianda
Beri Semangat, Bupati Lampung Selatan Terpilih Sambangi Rumah Korban Pelecehan Seksual di Bakauheni
Beredar Akun Facebook Palsu Nanang Ermanto, Kadis Kominfo Minta Masyarakat Waspada
M. Nurullah RS. Ketua Umum PWDPI : Natar Agung Sudah Saatnya menjadi DOB
Doni Afandi, S.E : Radityo Egi Pratama, Pemimpin Visioner dan Dekat dengan Rakyat Lampung Selatan
“Debat Calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan disesi kedua: Janji Besar, Solusi Samar – Isu SDM, Teknologi, dan Narkoba Tak Terjawab dengan Konkret”

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:18 WIB

*Merah Putih Menyala dari Beranda Sumatra, Menara Siger Jadi Panggung HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lampung Selatan*

Minggu, 27 April 2025 - 23:22 WIB

Kadis Tanaman Pangan , Holtikultura, Dan Perkebunan Diduga Korupsi APBD Lamsel TA 2023.

Jumat, 14 Maret 2025 - 18:57 WIB

Tanggapi Aduan Jalan Rusak, Bupati Egi Gercep Lakukan Perbaikan Jalan Ruas Tugu Radin Inten-Exit Tol Kalianda

Sabtu, 8 Februari 2025 - 08:42 WIB

Beri Semangat, Bupati Lampung Selatan Terpilih Sambangi Rumah Korban Pelecehan Seksual di Bakauheni

Senin, 25 November 2024 - 16:44 WIB

Beredar Akun Facebook Palsu Nanang Ermanto, Kadis Kominfo Minta Masyarakat Waspada

Berita Terbaru