Gaji Honorer Diduga kuat Di Jadikan Ajang Korupsi Oknum Kepala Sekolah Di Talang Padang

Rabu, 28 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus —

Rawajitutv.com.–Ditemukannya laporan nilai pembayaran guru honorer di SD N 4 Talangpadang kabupaten Tanggamus (Lampung) antara tahun 2022 dengan tahun 2023 yang mana ada selisih sangat signifikan, Jum’at (09/02/24)

Pembayaran tenaga honorer di SD N 4 Talangpadang ini agak menarik setelah di telusuri, informasi ini di ketahui dari data informasi publik yang terhubung ke server Kemendikbud.

Pada tahun 2023 di ketahui nilai yang di bayarkan dua kali lipat, dari pembayaran pada tahun 2022, sangat disayangkana saat dua wartawan mencoba mengkonfirmasi ke Kepala sekolah, tidak mendapatkan sambutan yang di harapkan (red-klarifikasinya)

“Kalau soal Arkas, pembelanjaan itu bukan kewenagan anda, karena kami sekolah punya verifikasi sendiri karena yang periksa kami dinas pendidikan dan inspektorat, mohon maaf sekali lagi memang kami mitra,” ini sekelumit kata NM (inisial) yang disampaikan dua wartawan itu kepada media ini.

Alih-alih akan menjelaskan pertanyaan dari wartawan, apa yang disampaikan oleh oknum Kepsek tersebut adalah hal di luar konteks, secara di Undang-Undang Pers, kewenangan wartawan untuk melakukan pemeriksaan itu memang tidak ada! Kutipan pernyataan Kepsek di atas bisa di baca pada berita kami sebelumnya berjudul “Oknum Kepala Sekolah SD N di Talangpadang Salah Kaprah dan tidak mencerminkan seorang pendidik frofesional”.

Enggan menanggapi pertanyaan wartawan, dengan dalih bukan kewenangan awak media untuk memeriksa, tentu menimbulkan pertanyaan, ada apa? dengan sistematis penggunaan dan pelaporan anggaran BOS di sekolah tersebut, yang mana secara transparan via online sudah bisa di lihat oleh masyarakat luas.

Alibi sudah diperiksa oleh Inspektorat dan Dinas Pendidikan, adalah kata-kata yang sering di dengar oleh wartawan dan masyarakat, disampaikan oleh para oknum. Apakah ini bagian dari upaya mencegah, agar arah tujuan pertanyaan tidak dilanjutkan.

Lalu timbul lagi pertanyaan, bila siapa yang bertanya dan dijawab dengan cara seperti itu, apakah para oknum “menyembunyikan sesuatu” bukankah ini semakin menguatnya asumsi-asumsi di tengah masyarakat selama ini, bahwa adanya indikasi laporan tersebut adalah pembohongan publik semata (red-palsu), atau hanya formalitas saja, lalu seperti apa yang sebenarnya. Kalau pelaporan itu benar adanya, kenapa harus enggan menjawab kebutuhan informasi bagi publik, kenapa harus menutupi kesalahan dengan kesalahan orang lain,?

Di berita kami yang lain, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan kabupaten Tanggamus Ida Bagus Ketut Budi Artama, mengatakan kalau soal transparan dana BOS itu sudah jelas bisa di ketahui oleh masyarakat luas.

“Kalau untuk transparansi dana bos itu sudah jelas, secara online sudah bisa di lihat oleh siapa pun itu,” tegasnya.

(Deni Abson).

Berita Terkait

*Loku Cs Kuasai Lahan Sawit di IUP PT Timah Diduga Kebal Hukum, Hanya ‘Calo’ Dijadikan Tersangka!* DILANSIR DARI BABELTERKINI.COM
Diduga Disiksa Orang Tua Angkat, Anak 14 Tahun di Tulang Bawang Ditemukan Terantai dan Digembok.
Pemerintah Terkesan Menutup Mata Dan Telinga Terhadap Keluhan Masyarakat.
Dewan Pengawas Pusat WRC” Habib Muchdar Tegaskan Dirjenpas Kalsel Mulyadi Untuk Intensifkan Razia dan Pengawasan Lapas !
Habib Muchdar Apresiasi Langkah Tegas Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha” Pecat 25 Oknum Anggota Polri!
*Perdamaian Kekeluargaan Warnai Klarifikasi Video Viral di Desa Mulya Agung*
*Saat Kunjungi Polda Kalsel “Habib Aboe Bakar : Kita Dorong Reformasi Polri Serta Tinjau Kesiapan Pengamanan Haul Guru Sekumpul 2025.*
*Oknum Pengacara MRS di Laporkan Elviani ke Polres Medan” Terkait Perkara Dugaan Penipuan & Penggelapan*

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 18:13 WIB

*Loku Cs Kuasai Lahan Sawit di IUP PT Timah Diduga Kebal Hukum, Hanya ‘Calo’ Dijadikan Tersangka!* DILANSIR DARI BABELTERKINI.COM

Senin, 30 Maret 2026 - 15:03 WIB

Diduga Disiksa Orang Tua Angkat, Anak 14 Tahun di Tulang Bawang Ditemukan Terantai dan Digembok.

Senin, 2 Maret 2026 - 21:05 WIB

Pemerintah Terkesan Menutup Mata Dan Telinga Terhadap Keluhan Masyarakat.

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:28 WIB

Dewan Pengawas Pusat WRC” Habib Muchdar Tegaskan Dirjenpas Kalsel Mulyadi Untuk Intensifkan Razia dan Pengawasan Lapas !

Sabtu, 3 Januari 2026 - 09:38 WIB

Habib Muchdar Apresiasi Langkah Tegas Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha” Pecat 25 Oknum Anggota Polri!

Berita Terbaru