*Bendum PWDPI Rosita : Peringatan Hari Ibu Wujud Perjuangan Perempuan Indonesia*

Minggu, 22 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta.–

Rawajitutv.com.–

Bendahara Umum (Bendum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Rosita Gosi mengatakan, Peringatan Hari Ibu (PHI) yang dirayakan setiap tanggal 22 Desember adalah wujud penghormatan bangsa Indonesia terhadap perjuangan perempuan Indonesia dalam meraih kemerdekaan dan berkontribusi mengisinya.

“Adapun tema Hari Ibu 2024 ini adalah “Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045,”Tegas Rosita Pada Minggu (22/12/2024).

Bendum DPP PWDPI, Rosita mengatakan tema ini bertujuan untuk mengapresiasi keberhasilan perempuan dalam mendukung kemajuan bangsa. Dengan sensitivitas dan kepekaan sosial yang dimiliki, perempuan menjadi aset berharga dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045.

“PHI ke-96 juga bermakna sebagai dorongan untuk memperkuat interaksi, solidaritas, dan dukungan antarperempuan agar semakin berdaya. Selain itu, momen ini menegaskan pentingnya kesetaraan gender sebagai kunci dalam mencapai kemajuan bangsa,”ujarnya.

Menurut Bendum PWDPI, tema yang diusung dalam Peringatan Hari Ibu ini mengandung beberapa makna penting yakni, pertama, Komunikasi Sebagai Kunci Solidaritas: Komunikasi menjadi elemen utama dalam setiap interaksi, khususnya untuk memperkuat solidaritas dan dukungan antarperempuan.

“Kedua Pengakuan Peran Perempuan: Menghargai peran aktif, perjuangan, dan kontribusi perempuan dalam memajukan lingkungan sekitar sebagai bagian dari kemajuan bangsa dan ketiga Inspirasi dan Kesadaran Kolektif: Membangkitkan inspirasi, meningkatkan kesadaran, serta menggalang dukungan masyarakat terhadap pentingnya pemberdayaan perempuan,”kata Rosita yang Notabennya Istri dari Ketua Umum DPP PWDPI, M.Nurullah RS.

Lebih lanjut Rosita menjelaskan, Hari Ibu di Indonesia diperingati setiap 22 Desember untuk mengenang Kongres Perempuan Indonesia I yang berlangsung pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta.

“Kongres ini dihadiri oleh tokoh-tokoh perempuan dari berbagai organisasi yang membahas isu penting, seperti pendidikan, hak-hak perempuan, dan peran perempuan dalam pembangunan bangsa,”pungkasnya.(*).

Berita Terkait

Hakim Nyatakan Sah Penyitaan Uang hingga Emas dalam Kasus Eks Jampidsus.
*“Aklamasi! Wilianto Tanta Kembali Pimpin PSMTI, Targetkan Organisasi Tumbuh Tiga Kali Lebih Baik!*
*Lurah Tangki Iqbal Rahmat Thahir Siregar“ Pilah Sampahmu & Pilih Sembakomu*
*Kajian Hukum Akademisi : PBB Dinilai Belum Memenuhi Asas Keadilan Substansif* *Penulis: Herry Kasymir Oyin*
*Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Komisi III DPR dan Dewan Kehormatan Lembaga Adat Dayak Kalsel Apresiasi Kinerja Polri*
*Johnny Situwanda. SH.,MH Tegaskan” PSMTI Dukung Penuh Kegiatan Spiritual PHIS.*
*Rini Herlina, Istri Pendeta Jema’at HKBP, Jalani Proses Hukum atas Dugaan Penipuan dan Penggelapan*
Korban Investasi Gagal Bayar Tagih Keadilan, Agustin widyawati Disebut memasarkan Produk Kresna!

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 22:50 WIB

Hakim Nyatakan Sah Penyitaan Uang hingga Emas dalam Kasus Eks Jampidsus.

Selasa, 8 September 2026 - 15:23 WIB

*“Aklamasi! Wilianto Tanta Kembali Pimpin PSMTI, Targetkan Organisasi Tumbuh Tiga Kali Lebih Baik!*

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:03 WIB

*Lurah Tangki Iqbal Rahmat Thahir Siregar“ Pilah Sampahmu & Pilih Sembakomu*

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:37 WIB

*Kajian Hukum Akademisi : PBB Dinilai Belum Memenuhi Asas Keadilan Substansif* *Penulis: Herry Kasymir Oyin*

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:20 WIB

*Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Komisi III DPR dan Dewan Kehormatan Lembaga Adat Dayak Kalsel Apresiasi Kinerja Polri*

Berita Terbaru