Gawat.‼️ Mantan Staf DPRD TUBA Diduga Catut Nama Partai PKS Demi Tilep Dana Hampir 1 Milyaran Hasil Sewa Bajak Traktor dan Mengancam Buka Semua Aib Kampung.

Sabtu, 22 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rawajitutv.com,-

Tulang Bawang,-
Alat berat pertanian tractors dari dana CSR bantuan Bank Indonesia BI dapat digunakan untuk peningkatan ekonomi masyarakat, memperbaiki pelayanan publik, dan sebagainya. Sabtu 22 februari 2025.

Salah satu tokoh di Tulang Bawang yang paham permasalahan ini mengungkapkan bahwa, “Manfaat CSR bagi masyarakat yaitu dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kelembagaan, tabungan, konsumsi dan investasi dari rumah tangga warga masyarakat,

Namun hal itu tidak dapat di rasakan oleh masyarakat kampung panca karsa purna jaya. Kec, Banjar Baru kab, Tulang Bawang Lampung.
Pasalnya yang terjadi di masyarakat PKP di luar ketentuan yang pada umumnya.

Seperti bantuan 1 unit alat berat pertanian tractors di tahun 2021 yang bersumber kan dari Bank Indonesia yang sampai saat ini masih beroperasi di masyarakat untuk mengolah lahan pertanian.

Karena banyaknya laporan dari masyarakat kami beserta Tim investigasi langsung ke masyarakat terkait hasil pengelolaan bajak selama 3 tahun ini yang diduga hasilnya untuk memperkaya diri sendiri alias korupsi.

” Setau saya bajak itu milik Partai PKS, pak ihsan dengan nama lengkap Muhamad Ichsan Kurniawan sendiri yang mengatakan seperti itu di masyarakat setiap ada pertemuan kelompok dan pernah juga disampaikan secara langsung kepada saya sendiri, ” keterangan salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya.

Lanjut keteranganya…
” Untuk hasilnya sendiri 40% dan 60%, dalam artian 60% untuk : gaji sopir, perawat dan di dalam 60% tersebut ada juga untuk ketua Gapoktan, tapi saya tidak tahu berapa persenya untuk Gapoktan,” ucapnya pada awak media

” Sedangkan yang 40% nya di setorkan pak ihsan ke partai PKS, kita juga gak tau berapa nominalnya setiap bulanya.
disetorkan ke mana kita juga tidak tahu apa ke kantor PKS apa sama oknum DPRD dari praksi PKS atau pengurus partai apa ini akal – akalan pak ihsan kita gak paham kemana dia bawa uang itu , ” tutupnya pada percakapan kami.

Lain hal lagi keterangan dari salah warga yang tergolong dalam kelompok tani di kampung panca karsa purna jaya, sebut saja Jaka sembung nama samaran, yang mengatakan bahwa bajak tersebut ada pembayaran tiap bulan ke Bank Indonesia.

” Kami setiap bulan menyetor / pecicilan uang ke bank Indonesia 40% dari hasil bajak tersebut, untuk nominalnya tiap bulan kami gak tau itu urusan pak ihsan selaku Poktan kami,” ucapnya pada Tim

Pada hari kamis tgl 20 februari 2025 pagi perwakilan Tim kami menyambangi kediaman oknum kelompok tani sekaligus merangkap jadi wakil Gapoktan pak ihsan untuk mengkonfirmasikan terkait temuan dugaan perkaya diri sendiri alias korupsi atas laporan dari masyarakat.

” Semua itu tidak benar, terkait hasil pengelolaan bajak tersebut, kami gunakan perawatan, gaji sopir, keperluan operasional ternak dan juga ada 5% dari 60% untuk kami berikan ke ketua Gapoktan kalau di minimal kan sekarang hampir mendekati 10 juta,” terangnya pada media.

” Terkait 40% itu tidak benar kalo saya setorkan ke Bank Indonesia apalagi ke partai PKS, udah lah saya tau semua bobrok nya di kampung apa mau saya buka semua kepublik,” ungkapnya pada kami.

” Pak Ihsan juga menerangkan bahwa per 6 bulan sekali melaporkan ke bank Indonesia sebagai bentuk pertanggung jawaban dan juga dia mengimpormasikan bahwa Iya akan mencalonkan diri sebagai calon legislatif di kabupaten Tulang Bawang,” tutupnya

Di dalam video tersembunyi kami berdurasi 13 : 50 detik, Dengan nada tak mau di kritik tentang kerjaanya ngelola bajak selama 3 tahun pak ihsan akan bongkar semua borok kampung.

Kamipun mencari narasumber yang bisa di pertanggung jawabkan tentang operasional bajak tractors salah seorang pengusaha tractors di tulang bawang.

” Untuk sekali bajak kita pasang tarif 700 rb sampai 800 rb , kalau bajak serta lijeran per satu hektar 1,4 juta sampai 1,5 juta dan gaji sopirnya per hektar nya 100 rb dan minyak nya kisaran 20 sampai 25 liter kalikan saja 9000 per liter nya,” jelas nya pada kami

” Kalau hasilnya per sekali bajak tanpa lijer kisaran 300 sampai 400 ribu, tapi kalo bajak serta lijernya 700 sampai 800 ribu per hektar nya,” jelas secara rinci pada kami.

Masih keterangan narasumber,” kalau setahun saya kerja kurang lebih 300 harian karena faktor cuaca, berarti kurang lebih 50 sampai 60 hari itu tidak operasional Karena cuaca musim kemarau,” terang nya pada Tim

Lanjut terangnya,” sehari kalo lagi ramai job 5 sampai 6 hektar perharinya, kalo lagi sepi 1 sampai 2 hektar aja bang, ” tutupnya.

Dengan adanya temuan berdasarkan berbagai narasumber di lapangan, publik pun menghitung berapa uang yang diduga di gelapkan, dalam kurun waktu 3 tahun’ 900 hari kerja dan perharinya 3 hektar maka : 350 000 X 3 h = 1. 050, 000.
1. 050. 000 X 900 hr = 945,000,000.

Dengan adanya temuan dugaan penyalahgunaan wewenang dan uang hasil pengelolaan bajak kelompok tani, kami akan segera melaporkan ke aparat penegak hukum APH, sesuai instruksi pak presiden RI Prabowo Subianto di setiap pidatonya di berbagai media karena ini visi dan misi utamanya dalam memberantas korupsi..

Tim.

Bersambung…

Berita Terkait

Cegah Dampak Abu Vulkanik, Polres Tulang Bawang Gerak Cepat Bagikan Masker Gratis kepada Personel dan Warga.
Polres Tulang Bawang Raih Predikat WBK, Kapolres Tulang Bawang Akbp Adri Bhirawasto Terima Penghargaan dari Kapolda Lampung
Diduga Terjadi Niat Busuk Dan Permainan Aset Serta Anggaran di BPKAD, APH Dan APIP Diminta Turun Tangan Segera.
Hasil Pajak Rakyat, Uang Rakyat, Aset Daerah Seharusnya Dikelola Dengan Baik, Ketika Aset Tidak Kembali BPKAD Memilih Bungkam…!!!
Tindak Tegas! TEKAB 308 Polres Tulang Bawang Buru Dan Tangkap Komplotan Pencuri Motor, Satu Pelaku Jatuh Karena Berani Melawan Dan Acungkan Senpi Rakitan Ke Anggota
SPBU BUMD 24-345-107 Diduga Kuat Menberikan Ijin Ke Pelansir Ngecor BBM Subsidi Jenis Solar, Tangki Modifikasi Dan Tekmon Dalam Bak Truk Cold Diesel Dan Minibus. Ketua LP2i Angkat Bicara….!!
Perusahaan Tegaskan Komitmen Perawatan Jalan Yang Dilalui Kendaraan Proyek
Polemik Rp50 Ribu Per-tonase Gabah & Transparansi Anggaran Kian Memanas, Ada Upaya Pembungkaman Suara Publik….!! *” PORTAL vs KEBIJAKAN BODONG”*.

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 22:41 WIB

Cegah Dampak Abu Vulkanik, Polres Tulang Bawang Gerak Cepat Bagikan Masker Gratis kepada Personel dan Warga.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Polres Tulang Bawang Raih Predikat WBK, Kapolres Tulang Bawang Akbp Adri Bhirawasto Terima Penghargaan dari Kapolda Lampung

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:56 WIB

Diduga Terjadi Niat Busuk Dan Permainan Aset Serta Anggaran di BPKAD, APH Dan APIP Diminta Turun Tangan Segera.

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:28 WIB

Hasil Pajak Rakyat, Uang Rakyat, Aset Daerah Seharusnya Dikelola Dengan Baik, Ketika Aset Tidak Kembali BPKAD Memilih Bungkam…!!!

Senin, 1 Juni 2026 - 20:10 WIB

Tindak Tegas! TEKAB 308 Polres Tulang Bawang Buru Dan Tangkap Komplotan Pencuri Motor, Satu Pelaku Jatuh Karena Berani Melawan Dan Acungkan Senpi Rakitan Ke Anggota

Berita Terbaru